Movie Review : Brave (Animation - 2012)

Akhirnya kemarin nonton Brave, film animasi baru, karya Disney dan Pixar. Tadinya  film ini udah sempat nggak ada, kegeser sama booming-nya The Amazing Spiderman.

http://pixar.wikia.com/Brave

http://pixar.wikia.com/Brave


Baca contekan sedikit di 21cineplex.com, Brave disutradarai oleh Mark Andrews dan Brenda Chapman, diproduseri oleh Katherine Sarafian. Film animasi ini menceritakan tentang seorang putri bernama Merida di mana sang ratu Elinor selalu ingin putrinya menjadi putri yang sesungguhnya, putri yang anggun dan bersahaja. Sementara Merida punya hobi yang sangat tidak mencerminkan seorang putri. Merida suka memanah – gue suka scene ketika Merida memanah, so cool ! -  , berkuda dan terkesan berantakan. Sampai suatu hari, sang ratu menerima surat penerimaan untuk pelamaran sang putri dari tiga suku sesuai dengan tradisi yang berlaku. Siapa pemenangnya, dialah yang akan menjadi pangeran.

http://pixar.wikia.com/Brave
Jelas, seorang Merida tidak menginginkan hal itu. Brave di sini gue artikan adalah keberanian Merida, yang seorang putri, untuk mengubah takdir, mengubah tradisi. Tapi keberaniannya justru menyesatkan dia. Api roh menuntunnya hingga bertemu dengan seorang penyihir di hutan – api roh dipercaya menunjukkan jalan pada takdir. Ia memohon satu permintaan yaitu ia mau sang penyihir mengubah ibunya.


http://pixar.wikia.com/Brave
Dan memang, setelah makan kue pemberiaan sang penyihir, Ratu Elinor berubah menjadi seekor beruang di mana sang Raja, Fergus, sangat membenci beruang yang telah merenggut sebelah kakinya. Menurut gue, salah satu kisah menarik dari film ini  adalah ketika beruang Ratu Elinor hidup di hutan bersama putrinya. Ratu Elinor yang selalu anggun, terikat pada adat bagaimana seharusnya menjadi seorang putri, menikmati bebasnya alam liar bersama putrinya. Adegan di sini mengingatkan gue akan pentingnya sebuah kebijaksanaan. Tidak baik terlalu strict pada tradisi yang ujungnya malah mengikat kebebasan. Bukan berarti juga bebas sebebas – bebasnya, bebas tapi bertanggung jawab.
Film Brave ini juga dikaitkan dengan cerita masa lalu tentang sebuah kerajaan, di mana raja mewariskan kerajaan pada 4 putranya. Namun putra sulungnya terlalu serakah, dan ia menemui penyihir untuk meminta kekuatan 10 orang di dalam dirinya. Hasilnya, putra sulung itu berubah menjadi seorang beruang bernama Mordu. Mordu itulah yang menyerang Sang Raja Fergus.
Penyelesaian dalam film Brave ini dimulai ketika Merida dan Ratu Elinor mencari sang penyihir kembali dan menemukan mantera untuk mengembalikan sang ratu sebelum menjadi permanen. Manteranya – seinget gue – sebelum matahari kedua terbit, kembalikan ikatan yang terkoyak dengan harga diri. Merida ingat dia merobek hasil sulaman sang ratu ketika mereka berbeda pendapat tentang lamaran. Semakin tegang ketika Raja Fergus mengetahui keberadaan Beruang di dalam istananya. Ia mengejar beruang Ratu Elinor ke hutan dan ingin membunuhnya. Saat itu juga muncul Beruang Mordu. Saat itu juga Merida sampai di hutan. Kasih seorang ibu terlihat ketika sang ratu meninggalkan keanggunannya, dan menjadi beruang ganas yang menyerang Mordu. Seperti biasa, yang jahat akan selalu kalah. Menunggu matahari terbit, Merida menyelimuti Ratu Elinor dengan permadani yang sudah disatukan kembali oleh Merida. Bagian tersedih atau paling mengharukan adalah momen ini.
“I changed. You changed,” begitulah yang diucapkan sang Ratu setelah kembali menjadi manusia.
Terkadang ada peristiwa yang tidak mengenakkan, baru kita bisa mengubah diri kita. Belajar dari film Brave, ya, kita tahu betul semua orang tua menyayangi anaknya, namun apakah bijaksana apabila memaksakan apa yang kita inginkan pada orang lain? Tapi apakah Merida benar dengan berkelakuan seenaknya seolah tidak menghargai ibunya? Ya, mari refleksikan diri kita. Kita pasti bisa menilai apa yang seharusnya Merida lakukan, apa yang seharusnya Ratu Elinor lakukan. Dan tanyakan pada diri kita, apakah kita sudah menjadi seperti itu?
Merida, dengan keberaniannya berjuang untuk impiannya, berjuang mengubah takdirnya.
Lihat trailernya di sini.
Catatan :
Oh ya, menurut gue, yang bikin ketawa di film Brave ini adalah di awal film, agak syok liat rambut Merida, kriwil - kriwil lucu. Padahal bokap nyokapnya nggak begitu..

http://pixar.wikia.com/Brave
Sama ulah tiga beruang kecil, jelmaan tiga adik Merida yang selalu rakus dan memakan kue pemberian penyihir yang belum dihabiskan sang ratu.  : )

http://pixar.wikia.com/Brave

No comments:

Post a Comment